
Ditinggal pergi selamanya oleh sang ayah sejak dalam kandungan dan ibundanya pada umur enam tahun, tidak menjadikan Muhammad tampil sebagai anak cengeng. Hidup dalam asuhan orang-orang dan lingkungan yang terjaga, Muhammad remaja tampil sebagai sosok muda nan jujur menawan. Gelar al-Amin pun didapat dari masyarakat Mekah. Semua sepakat, tak ada yang membantah.
Pada usia 40 tahun, ia pun bertemu Jibril. Di Gua Hira, ayat peneguhan untuknya sebagai pembawa risalah al-Haq, berlangsung.“Bacalah!” seru sang malaikat. “Saya tidak pandai membaca,” jawab beliau Saw.
Demikian awal dialog persuaan keduanya. Dari sana, Muhammad ditugasi amanah mahapenting: menyelamatkan umat manusia dari menyembah berhala dan makhluk, untuk diganti total mengabdi dan menyembah hanya kepada Allah Ta’ala.
Kronologi perjuangan Muhammad sebagai nabi dan rasul berlangsung dengan penuh cerita mengundang haru dan takjub. Seiring itu, tantangan dan cercaan dari kaumnya tak kunjung padam. Alhamdulillah, Allah bukakan beberapa kaumnya untuk mengikuti ajakan Muhammad. Dan di antara mereka yang terpanggil itu, ada kerabat hingga budak ikhlas yang mau mengabdikan diri pada jalan Ilahi. Bersama-sama dengan sang Nabi, mereka berjibaku menegakkan tauhid di seantero bumi.
Perlahan demi perlahan, lewat jalur damai hingga peperangan, perjuangan ditapaki. Kabar kemenangan diraih, bukan dengan cuma-cuma, tetapi lewat kegigihan. Sebuah pelajaran agar setiap insan tidak berpangku tangan, bahkan ketika memperjuangkan kebenaran sekalipun!
Judul: Ad-Durar Fi Sirati Ar-Rasul: Ikhtisar Kehidupan Nabi Muhammad Saw
Penulis: Ibnu 'Abdil Barr
Harga: Rp. 50.000,-
kak suhe

Adakah di antara engkau yang hari ini menikah?
Kalau ada, saya turut mendoakan: Baarakallaahu laka wabaaraka 'alaika wajama'a bainakuma fii khairin. Semoga Allah memberkahimu dan memberkahi pernikahanmu serta mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.
Bagi yang menikahnya beberapa hari yang lalu, beberapa minggu yang lalu, beberapa bulan yang lalu, atau bahkan beberapa tahun yang lalu, saya turut mendoakan pula, “Semoga Allah tetap memberikan kekuatan untuk menjalaninya dan mengumpulkan kita semua bersama orang-orang yang kita cintai ke dalam surga-Nya. Amiin.”
Buku “Pernak-Pernik Romantis: Sebuah Kado Cinta untuk Pasangan Mesra, Sejak Malam Pertama hingga Malam-malam Berikutnya” membahas mulai akad nikah dilangsungkan hingga cara-cara memelihara romantisme bersama pasangan tercinta. Bagi yang belum menikah, buku ini insya Allah bisa menambah wawasan menghadapi detik-detik pernikahan. Sedangkan bagi yang sudah menikah, buku ini menjadi bagian dari inspirasi untuk mengembalikan keromantisan masa silam.
Keromantisan tidak bergantung pada beranjaknya usia pernikahan; tidak pula pada banyaknya momongan. Tidak hanya saat rupa masih memesona, tapi juga saat kulit sudah menua. Selama nafas masih tersisa; selama benih cinta masih ada; keromantisan akan senantiasa terasa.
Itulah Pernak-Pernik Romantis.
Judul: Pernak-Pernik Romantis
Penulis: Fadlan Al-Ikhwani
Harga: Rp. 54.000,-
kak suhe

Salah Satu Pemenang ‘Festival Novel Menggugah’ Pro-U Media
Meskipun berprestasi, Gubernur Jenderal tidak menyertakan Johan dalam penyerangan ke Bukittinggi. Baktinya kepada Kerajaan Belanda seperti dihalangi, hanya karena dia seorang peranakan. Sang Mamanya yang membesarkan hatinya; mengingatkan Johan pada komitmennya ketika mendaftar sebagai tentara. Membesarkan sekaligus memberikan pinta pada anaknya untuk berjanji sebelum menghadapi tentara Paderi: “Berjanjilah untuk membela dan mengasihi kaum pribumi!”
Bagi Syahdan, janji menikahi Marani pada bulan haji seperti mustahil terwujud. Sebelum meninggal, sang ayah meminta Syahdan untuk membelikan sawah bagi adiknya sebelum menikah; sekaligus juga memenuhi harapan sang Amak. Karena janji ini pula, keinginan Syahdan untuk menikah terhijab larangan Amak. Di tengah kerumitan pilihan itu, Syahdan harus pula memenuhi panggilan suci. Negerinya tengah diserang. Dan ia bagian penting dari pasukan Paderi yang bersiap menghadapi serbuan Belanda di Bukittinggi.
Meski sempat bimbang, janji Labek alias Sutan Mantari pada sang angku telah terucap: menikahi putri si angku sekaligus menjaga tokonya. Bayangan utang berlipat dan pengapnya penjara berhasil menghapuskan keraguannya. Bahkan bayangan mewarisi kekayaan sang angku hadir di depan mata. Di kemudian hari, kenikmatan Labek ini harus dibayar mahal: menahan sakit hati akibat perlakuan istri, yang akhirnya berujung pada pilihannya sebagai kolaborator Belanda menghadapi kaum Paderi.
Judul: Janji Para Lelaki
Penulis: Saiful Ardi Imam
Harga: Rp. 40.000,-
kak suhe

Istirahat di Surga..?
INSYA ALLAH...
Seseorang bertanya,
“Kapan seorang mukmin istirahat?”
“Ketika ia telah menginjakkan kakinya di surga,” begitu nasihat dahsyat Imam Ahmad.
Sebelum istirahat, buatlah hidup lebih bermakna. Bacalah. Siapa tahu buku inilah buku terakhirku dan buku terakhirmu. Terakhir yang kutulis atau terakhir yang engkau baca, mengakhiri kebiasaan buruk untuk mengawali hari-hari baru penuh haru biru dalam hidupmu. Buku ini adalah buku terakhir dari Trilogi Motivasi ZERO to HERO, The WAY to WIN, dan HERO, Happy Ending full baROkah.
Sebelum istirahat, persiapkan sentuhan akhir yang membahagiakan.
Jadikanlah...
Setiap detik sebagai peluang untuk melahirkan amal heroik, kerja keras.
Setiap jantung berdetak selalu ada karya tercetak, kerja cerdas.
Setiap tetes keringat adalah syukur nikmat, kerja ikhlas.
Setiap tetes air mata adalah lautan maghfirah, kerja mawas dan...
Setiap tetesan darah di jalan Allah adalah kerja tuntas jihad untuk melaundry dosa.
Begitulah hidup. Lebih bermakna bila fokus pada kualitas tanpa meremehkan kuantitas. Adapun bila kualitas bergabung dengan kuantitas tentu akan menjadi kekuatan super dahsyat. Seperti kejeniusan pikiran seorang pemimpin, bersarang dalam hati yang ikhlas, tegak di atas fisik yang kuat, dan tampak dalam kemuliaan akhlak.
“Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku di akhirnya, sebaik-baik amalku adalah pamungkasnya, dan sebaik-baik hari-hariku adalah pertemuanku dengan Engkau.”
Judul: Happy Ending Full Barokah
Penulis: Solikhin Abu Izzuddin
Harga: Rp. 40.000,-
kak suhe

Sahabat, perhatikanlah! Layang-layang dapat terbang tinggi justru ketika ia berani menghadang tiupan angin, melawannya, bukan mengikutinya. Makan terasa nikmat, justru ketika kondisi lapar berat. Minum terasa menyegarkan justru ketika haus tak tertahankan. Bahkan bintang pun bisa terlihat terang, justru ketika ia berada di kegelapan malam.
Begitu banyak orang yang gelisah ketika diterpa masalah. Faktor utamanya adalah minimnya pemahaman terhadap pola dan akar permasalahan. Akibatnya, solusi seakan menjadi sesuatu yang sulit terjangkau. Padahal, setiap masalah sesungguhnya memiliki pola tertentu yang sesuai dengan sunnatullah (ketetapan Allah).
Di sini, Anda akan belajar tentang berbagai starategi ampuh menghadapi masalah dan cara-cara mengenal masalah, sehingga akar masalah yang dihadapi akan lebih mudah ditemukan.
Judul: Strategi Ampuh Menyikapi Berbagai Ujian Tuhan (SAMBUT)
Penulis: Kang Zen
Harga: Rp. 30.000,-
kak suhe

Memang enak jadi orang pinter.
Ia paham cita-citanya.
Ia berani memperjuangkannya
Ia percaya dengan kemampuannya
Ujian lewat. Belajar Sikatt!!
Memang enak jadi orang pinter.
Ia bersiap sejak dari garis start.
Ia ambil tindakan yang tepat.
Ia bikin jaringan yang huebatt!!
Prestasi dapat. Pahala berlipat-lipat!!
Memang enak jadi orang pinter.
Ia gandakan usaha.
Ia evaluasi tiap langkahnya.
Ia tetap semangat hingga meraih surga!
Emang ENAK BENER JADI ORANG PINTER!
Judul: Enak Bener Jadi Orang Pinter
Penulis: Fatan Fantastik dan Deniz Dinamiz
Harga: Rp. 26.000,-
kak suhe

Juara 1 Festival Novel Menggugah
Sebuah kapal bernama Queen of the East, melepas sauh menuju Hindia, the Tropical Holand. Negeri yang menjanjikan seribu keindahan. Sebuah kapal yang darinya tersembul berbagai harapan: dua mahasiswa pribumi pulang menyelundupkan benda rahasia demi mendukung perjuangan kemerdekaan; orang-orang Belanda menyeberang untuk sekadar pulang ke negeri jajahan, ada pula yang mengadu nasib di negeri orang.
Namun ia juga menyimpan kengerian: tiga kompi pasukan didatangkan untuk membungkam perlawanan pejuang kemerdekaan; dan tak kalah mengerikan, seorang agen rahasia disusupkan untuk memecah-belah sebuah elemen masyarakat Hindia agar sibuk berkonflik dan absen dari perjuangan.
Banyak kepentingan dibawa, dan banyak konflik timbul dalam perjalanan; pembunuhan, fitnah dan ancaman dilancarkan. Bagaimana nasib para penumpang? Apakah mahasiswa Indonesia berhasil membawa barangnya dengan selamat? Apakah agen rahasia itu berhasil menjalankan misinya? Bagaimana dengan 366 personel pasukan penjajah yang turut serta, apakah mereka sampai ke Hindia?
Sebuah novel yang mencoba menggambarkan realita sejarah dengan sangat elegan, sekaligus menarik untuk dibaca.
Judul: Queen Of The East
Penulis: Yanti Soeparmo
Harga: Rp. 40.000,-








